Posted by : Tukimay
Senin, 20 Juni 2016
Berkunjung ke rumah Allah selalu menjadi impian dari seluruh umat Islam
di dunia. Karena itulah mereka beramai-ramai untuk pergi ke makkah.
Selain itu Ka'bah yang ada di Makkah juga menjadi kiblat bagi umat
muslim untuk melakukan sholatnya dengan benar. Namun tahukah Anda bahwa
sebenarnya ada fakta besar tentang ka'bah yang coba disembunyikan dunia
dari seluruh umat muslim. Untuk itu marilah kita melihat lebih lanjut
mengenai Ka'bah dalam pandangan Islam.
Penjelasan Tentang Ka'bah Dalam Al-Quran
Ka'bah sendiri sesungguhnya diambil dari dalam Al-Quran yang bertuliskan
“Ka’bu”, kata ini sendiri dipercaya memiliki arti “mata kaki” yaitu
pusatnya persendian kaki berputar saat Anda sedang berjalan. Selain itu
Al-Quran di ayatnya 5/6 juga menjelaskan hal tersebut sebagai “Ka’bain”
yang memiliki arti “dua buah mata kaki”. Ada pula ayatnya 5/95-96 yang
menjelaskan bahwa “Ka'bah” sendiri memiliki arti nyata sebagai “mata
dari bumi” ataupun “sumbu dari bumi” maupun kutub putaran dari bumi
bagian utara.
Penemuan Neil Amstrong Mengenai Makkah
Untuk melihat kebenaran tersebut lebih lanjut, mari kita mempelajari
tentang penemuan dari Neil Amstrong saat beliau berhasil pergi ke luar
angkasa dan berhasil mengambil foto dari bumi dengan fakta besar tentang
ka'bah yang coba disembunyikan dunia. Pada saat itu beliau menjelaskan
bahwa bumi terlihat seperti menggantung pada sesuatu dan ada area yang
terlihat gelap. Kemudian peneliti mulai mencari lebih lanjut mengenai
penjelasan ini sehingga menemukan kenyataan bahwa area yang gelap dari
bumi tersebut merupakan semacam radiasi. Hal ini juga segera disebarkan
pada masyarakat melalui internet namun sayangnya halaman web tersebut
kemudian tidak dapat diakses kembali sekitar 3 minggu kemudian.
Apakah Hal yang Coba Ditutupi dari Halaman Website Tersebut?
Ternyata halaman website tersebut mengungkapkan fakta besar tentang
ka'bah yang coba disembunyikan dunia. Dimana menurut penelitian ternyata
radiasi yang dilihat oleh Neil Armstrong tadi berasal dari Makkah atau
tepatnya dari Ka'bah. Mereka juga membuktikan melalui foto yang berhasil
diambil dari mars bahwa radiasi yang dihasilkan tersebut tidak memiliki
ujung atau tanpa batas. Peneliti muslim percaya bahwa radiasi tersebut
digunakan untuk menghubungkan Ka'bah yang berlokasi di bumi dengan
Ka'bah yang berlokasi di akhirat.
Penelitian yang Membuktikan Makkah Sebagai Pusat Bumi
Ada seorang professor yang bernama Hussain Kamel melakukan penelitian
agar dapat mengetahui arah dari Ka'bah dimanapun Anda berada di bumi.
Kemudian beliau menarik garis dari kota besar di dunia ke arah Ka'bah.
Setelah dilakukan maka ditemukanlah fakta besar tentang ka'bah yang coba
disembunyikan dunia bahwa ternyata Makkah adalah pusat dari dunia.
Penelitian dilakukan dengan berbagai garis bujur serta garis lintangnya
yang dihasilkan dari semua benua di dunia, kemudian menggunakan berbagai
macam software dan perhitungan lain selama dua tahun penelitian beliau
dapat membuktikan fakta tersebut.
Menyadari tentang hal ini beliau lalu menggambar sebuah lingkarang dan
menggunakan Ka'bah sebagai titik pusat dari lingkaran tersebut. Hasilnya
beliau dapat menggabungkan semua benua di dunia pada garis keliling
lingkaran tersebut dengan Makkah sebagai pusatnya. Selain itu dalam
Al-Quran juga sudah dijelaskan bahwa Al-Quran tersebut diwahyukan kepada
umat muslim agar Ummul Qura yang merupakan ibu dari kota lain yaitu
Makkah dapat memberi peringatan pada orang di kota lain. Hal ini
menunjukkan fakta besar tentang ka'bah yang coba disembunyikan dunia
bahwa menurut Al-Quran Makkah adalah ibu atau pusat dari kota lain
didunia.

